Melayani Konsumen dengan Sentuhan Di Personal

Rumah menjadi homy, jika karakter dan jiwa pemiliknya ada di sana. Apa yang ada di rumah, harus klik dengan pemiliknya. Di sebuah rumah tua yang adem dengan pepohonan hijau di sekelilingnya, Theresa Lo menjalani bisnis furnitur vintage miliknya. Kasual, homy, dan penuh cerita masa lalu adalah karakter yang melekat kuat pada barang-barang bergaya vintage. Inilah yang dirasakan Theresa Lo (There), sebagai sesuatu yang “klik” dengan karakter pribadinya. Atas alasan ini, bersama sang suami, Kim Ki Suk—pria asal Korea yang menikahinya tahun 1997—ia membangun bisnis barangbarang vintage tiga tahun lalu. Sebelumnya, baik There maupun Kim, sama-sama menekuni bisnis garmen.

Tidak Masuk Mal Jika dulu saat berbisnis garmen mereka mendistribusikan produknya ke beberapa mal, kini jalur itu tak dipakainya lagi. “Belum ada rencana masuk ke mal,” ujar ibu kelahiran Jambi 1961 yang sudah dikaruniai dua anak ini. Sebagai gantinya, sebuah rumah “tua” yang berlokasi sama dengan tempat tinggalnya, dijadikannya show room yang unik dan sangat homy. Nama “Moje” yang berasal dari penyatuan dua nama buah hatinya, Jessica (15) dan Morris (12), dipilihnya sebagai nama brand dan gerainya. “Melihat karakter bahan dan gayanya, barang vintage lebih cocok dijual di rumah seperti ini,” tambah There dengan yakin.

Kualitas Produk yang Utama Layaknya barang hand made, barangbarang vintage ini dalam proses produksi memang memerlukan penangan nonkhusus. Selain memerlukan tenaga ahli dalam pembuatannya, biaya produksinya pun cukup tinggi, khususnya tentang bahan finishing (cat) yang menjadi penentu karakter vintage. “Barang-barang bekas pun sekarang tak murah,” tambah There yang mempercayakan pencarian “barang baku” furniturnya ini pada sang suami.

Tak Sekadar Finansial Tentang keberhasilan bisnis barang vintage yang sudah memasuki tahun ketiga, There mengatakan tak sekadar uang atau materi yang menjadi ukuran baginya. Kepuasan yang dirasakan ketika seorang klien menyukai barang pesanannya dan kembali lagi untuk datang dan memesan barang lainnya, itu juga dianggapnya sebagai sebuah keberhasilan.

Agar rumah tetap nyaman dibutuhkan sebuah genset untuk sumber listrik cadangan. untuk mendapatkan harga genset yang murah bisa membelinya melalui Toko jual genset 650 Kva di Surabaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *