Pencapaian Smartfren tahun ini

Tahun 2013 menjadi tahun happy buat operator Smartfren. Setidaknya ada dua pencapaian yang sukses diraih. Hal itu disampaikan oleh tim Smartfren yang dipimpin oleh Hartadi Novianto, Departement Head Bundling Product Smartfren, sesaat berkunjung ke redaksi FORSEL (12 Desember). Pertama, penjualan produk Andromax-nya melesat dan laku keras. “Sejak Andromax Max I keluar, mulai terlihat peningkatan penjualan,” ujar Hartadi. Namun yang paling fenomenal adalah penjualan Andromax C. Tercatat satu juta unit telah terjual.

Namun Smartfren akan terus menambah kuantitas seri yang masih dicari konsumen ini. Prestasi kedua adalah suksesnya menjadi smartphone paling laku kedua setelah produk Samsung. Strategi ini tak lepas dari keputusan untuk menjual sendiri brand Andromax yang dipesan dari berbagai manufaktur di China. Tak heran jika Smartfren merupakan satu-satunya operator yang melakukan hal ini. Sekadar tahu, hampir semua operator memilih jurus bundling dengan vendor lain. Selain mid range, operator bertajuk Anti Lelet ini juga telah menyiapkan tablet Android pertama berukuran 8 inci dan phablet Andromax Z.

Gebyar ENDURE 120SC dan PEXALON 106SCEdukasi 10.000 Petani

Ancaman hama dan penyakit utama padi perlu dikendalikan dengan produk perlindungan tanaman yang efektif dan aman. Pemerintah Indonesia tengah giat menggenjot produksi tanaman padi untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional. Dalam pelaksanaan di lapangan, upaya tersebut menghadapi hambatan, seperti se – rang an hama dan penyakit. Di daerah sentra produksi utama padi, tantangan paling berat bagi petani saat ini adalah hama penggerek batang padi (Scirco – phaga incertulas) dan hama wereng batang cokelat (Nilaparvata lugens).

WBC Masih Menyerang

Serangan penggerek batang terjadi hampir setiap tahun dengan menim bul – kan kerugian hingga lebih dari 50%. Sedangkan serangan wereng menjadi perhatian dan kekhawatiran petani. Apalagi pada tahun lalu terjadi ledakan wereng batang cokelat (WBC) yang cu – kup masif. Data Klinik Tanaman, Departemen Proteksi Tanaman IPB me – laporkan, WBC menyerang kurang lebih 500 ribu ha tanaman padi di ber ba gai daerah di Jabar, Jateng, dan Ja tim.

Bahkan pelaku usaha merangkum luas total yang terserang sekitar 780 ribu ha. Serangan hama padi paling terkenal itu mencakup sentra produksi padi yang sangat luas, mulai dari Sumatera Utara, seluruh Jawa, hingga Sulawesi Selatan. Bahkan, petani daerah Su – bang dan Karawang di Jawa Barat su – dah empat musim tanam ini mengha – dapi hebatnya serangan WBC. WBC yang menusuk batang lalu meng isap cairan tanaman padi terse – but menyebabkan hamparan padi terli – hat cokelat seperti terbakar. Tidak ha – nya itu, WBC juga lebih berbahaya ka – rena bisa menularkan virus kerdil rum put dan virus kerdil hampa yang bi sa membuat petani mengalami gagal panen atau puso.

Dua Andalan Petani

Melihat kondisi itu, PT Corteva Agri – s cience (Agriculture Division of DowDupont) melakukan kegiatan edu kasi kepada 10.000 petani di 5 pro – vinsi Jawa dan Sulawesi, 20 Kabupa – ten/Kota. Tujuannya untuk membe ri – kan solusi terhadap permasalahan penggerek batang dan WBC. Kegiatan serempak di daerah-daerah tersebut diberi nama “Gebyar Endure 120SC dan Pexalon 106SC”. Menurut Bayu Nugroho, Product Ma – na ger EndureTM 120SC dan PexalonTM 106SC serta Project Leader Kegiatan “Gebyar Endure 120SC dan Pexalon 106SC”, di Pulau Jawa kegiat an itu dilaksanakan di Kabupaten Ka rawang, Su – bang, Indramayu, Cirebon, Suko harjo, Sragen, Surakarta, Pati, De mak, Kudus, Pemalang, Bojonego ro, Lamongan, Tuban, Ngawi, Madiun, dan Ponorogo.

Sedangkan di Pulau Sulawesi dilakukan di Kabupaten Lu wuk, Pinrang, Sidrap, dan Tolai – Parigi. Pada acara gebyar tersebut, PT Cor – teva Agriscience memberikan edukasi dan berbagi ilmu kepada petani dalam hal pengendalian penggerek batang dan WBC sekaligus memperkenalkan dua produk andalannya, yaitu EndureTM 120SC dan PexalonTM 106SC. Di setiap lokasi sekitar 300 – 500 petani diajak berperan aktif dalam pembelajaran di lahan percobaan dan stand-stand teknologi. Mereka dapat melihat langsung tentang kualitas EndureTM 120SC dan PexalonTM 106SC. Serta tidak lupa pe – tani dilibatkan dalam berbagai per – mainan edukatif sebagai hiburan dan juga pembelajaran melalui permainan. PexalonTM 106SC adalah produk spe – sial yang mampu mengendalikan wereng dengan tuntas dan cepat. Cara kerja PexalonTM dalam mengendalikan wereng memiliki beberapa keunggul – an.

Pertama, bisa mengendalikan semua jenis dan stadia wereng pada padi secara menyeluruh, baik masih berupa nimfa maupun dewasa. Kedua, durasi pengendaliannya sangat pan jang. Tidak ada produk yang bisa me ngen – dalikan selama 21-25 hari sejak penyem – protan. Ketiga, produk ini juga sangat aman untuk manusia dan se rang gaserangga yang mengun tungkan,. PexalonTM selain mengendalikan WBC juga dapat mengendalikan we – reng hijau, we reng punggung putih, dan we reng kecil yang baru-baru ini di curigai mulai ma suk Indonesia me lalui Suma te – ra. Siklus hidup serangga ber na – ma Nilaparvata lugens ini ber lang – sung 23-32 hari, di mulai dari se – rang ga, instar, nim fa, serangga de wasa tanpa sayap, dan serangga dewasa bersayap.

Wereng bersayap inilah yang mem ba – wa virus kerdil rumput dan virus kerdil hampa (klowor). Satu jam saja wereng bersayap yang membawa vi rus menempel di tanaman padi dan makan di tanaman tersebut, maka vi rus sudah ditularkan ke tanaman itu. Jika sudah terserang virus, satu-satu nya langkah petani adalah mengolah tanahnya kembali dan melakukan tanam ulang. Bahan aktif PexalonTM yaitu triflume – zopyrim bekerja sebagai racun saraf. “Bahan aktif baru golongan IVe ini menghalangi penerusan rangsangan pada simpul saraf wereng menjadi ge – rakan, seperti bernapas dan makan. Aki bat nya, wereng mengalami ke – lumpuhan, tidak bisa makan lalu mati. Bahan aktif ini bekerja sangat cepat, dalam satu sampai dua jam, wereng berhenti makan. Sedangkan produk baru lainnya yang menjadi andalan petani me – ngendalikan penggerek batang saat ini adalah EndureTM 120SC.

Endure 120SC yang masuk ke dalam Grup V adalah insektisida berbahan aktif Spinetoram yang bekerja secara unik sebagai racun perut dan kontak serta bekerja secara translaminar pada tanaman. EndureTM 120SC berbahan aktif baru dan mengantongi hak paten merupa – kan pilihan tepat sebagai pengendali penggerek batang padi ketika insektisida berbahan akif lain di pasaran tidak mampu lagi mengendalikannya. EndureTM 120SC juga merupakan in – sektisida yang mendapatkan label hijau artinya aman bagi lingkungan dan musuh alami hama di tanaman pa – di. Ini menjadi jawaban bagi keberlanjutan usaha petani dan lingkungan.